Articles by "Sidoarjo"
Showing posts with label Sidoarjo. Show all posts
Berita, Event, Bisnis, Olahraga, Politik, Pendidikan, Teknologi terkini seputar Jawa Timur daerah Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik

Jatimevent.com - Jalur kereta api yang melintas di Porong, Sidoarjo, hingga sekarang ini masih lumpuh. Belum di ketahui persis hingga kapan jalur KA melalui Sidoarjo ini bakal ditutup.

"Ya hingga banjirnya surut. Semuanya diluar kekuatan kita semuanya. Force majeur. Kita tunggulah saja, " kata Humas PT KAI Daop 8, Suprapto, Jumat (12/2/2016). Akibat hantaman banjir di lokasi Sidoarjo, jalur KA di situ lumpuh. Beberapa ribu penumpang keleleran di Stasiun Sidoarjo serta diangkut dengan transportasi bus.
Berita, Event, Bisnis, Olahraga, Politik, Pendidikan, Teknologi terkini seputar Jawa Timur daerah Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik

Jatimevent.com - Penyebab terputusnya jalur kereta Surabaya-Malang akibat genangan air yang menempa rel kereta di Porong. Genangan air berlangsung pasca-guyuran hujan intensitas tinggi yang menempa Sidoarjo mulai sejak Kamis (11/2/2016) siang sampai mendekati tengah malam.

Jalan Raya Porong praktis terendam air setinggi 70 cm. Air menggenangi lokasi tersebut dari mulai Lingkar Arteri sampai depan Polsek Porong. Rel kereta serta pintu masuk Tol Porong juga terendam dengan kedalaman yang lebih kurang sama. Beberapa pengendara yang menginginkan ke arah utara diarahkan lewat Arteri Kejapanan.

Tetapi, banyak pengendara motor yang nekat melalui atas tanggul lumpur Lapindo, walau jalanan itu licin lantaran berbentuk tanah merah yang basah.

Membuat barisan, beberapa pengendara motor jalan pelan-pelan melewati tanggul walau berisiko tergelincir. Tetapi, ada juga yang nekat menerjang genangan air. Selain motor trail atau motor besar, pengendara yang melalui Jalan Raya Porong mengalami mogok serta mendorong motornya sejauh sekitaran 300 meter.

Kanit Regident Satlantas Polres Sidoarjo, Iptu Tony Setiawan, yang turun mengamankan arus lalulintas menjelaskan, pihaknya lakukan pengalihan arus jalan raya untuk pengendara baik dari arah utara ataupun selatan.

Beberapa pengendara dari selatan melalui Arteri Kejapanan serta berputar arah ke Arteri Porong atau segera ke Tol Porong-Surabaya untuk ingindara roda empat, begitu juga demikian sebaliknya. 

Tetapi, untuk pengendara yang melewati Kota, pihak Polres memberi pilihan lewat Jalan Lingkar Timur untuk pengendara yang bakal menuju Surabaya, sebab di Jalan Thamrin serta Teuku Umar, air menggenang setinggi sekitaran 30 cm.

"Pengamanan selalu kami kerjakan. Petugas kami siagakan untuk memandu pengendara melalui jalur yang aman," tukas Tony, Jumat, (12/2/2016).
Berita, Event, Bisnis, Olahraga, Politik, Pendidikan, Teknologi terkini seputar Jawa Timur daerah Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik

Jatimevent.com - Suatu tempat tinggal sekalian dipakai untuk tempat pengoplos elpiji di Desa Wilayut Rt 12/3 Sukodono, digerebek Deretan Sat Reskrim Polres Sidoarjo. Elpiji yang dipolos dari 3 Kg dioplos ke 12 Kg serta ke 50 kg. Dari aktivitasnya ini, pelaku sehari-harinya memperoleh untung sejumlah Rp 16 juta /hari. 

Info yang dikumpulkan di tempat penggerebekan, diketemukan 43 tabung elpiji memiliki ukuran 50 Kg, 27 tabung elpiji 12 Kg yang siap untuk di pasarkan. Diluar itu 661 botol tabung elpiji 3 Kg yang siap untuk dioplos. Sesaat hasil oplosan tabung eliji 12 Kg di jual seharga Rp 133 ribu, sedang tabung elpiji 50 Kg di jual seharga Rp 555 ribu. 

"Sesudah kami memperoleh laporan dari orang-orang kalau di Desa Wilayut Sukodono ini ada aktivitas pengoplosan elpiji dari 3 Kg di oplos ke 12 Kg serta 50 Kg," kata Kapolres Sidoarjo di tempat penggrebekan, AKBP M. Anwar Nasir, Rabu (3/2/2016). 

Penggoplosan ini dikerjakan tersangka berinisial AN warga Surabaya. Pelaku lakukan aktivitas ini telah 7 bln.. Waktu dikerjakan penggerebekan pelaku tak ada di tempat. Cuma 9 pekerja yang sekarang ini telah diamankan ke Mapolres Sidoarjo. 

Kapolres menuturkan hasil dari oplosan elpiji 3 Kg dioplos ke 12 Kg di pasarkan ke beberapa tempat tinggal lokasi Sidoarjo serta Surabaya. Sesaat yang 50 Kg di pasarkan ke tempat tinggal makan atau ke catering di Sidoarjo serta Suraabaya. 

"Pelaku pengoplosan bakal kami jerat pasal 53 huruf ABCD Junto pasal 23 mengenai pengelolahan, penyimpanan serta pemasaran Gas dengan ancaman 4 th. penjara atau denda sekurang-kurangnya Rp 4 miliar," tuturnya.
Berita, Event, Bisnis, Olahraga, Politik, Pendidikan, Teknologi terkini seputar Jawa Timur daerah Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik

Jatimevent.com - Pemkab Sidoarjo mempersiapkan dana Rp 50 juta - Rp 70 juta untuk 77 desa untuk mengadakan Penentuan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2016. Dana itu datang dari APBD serta nanti disalurkan ke rekening dana APBDes setempat, sebagai cost persiapan penyelenggaraan Pilkades Serentak 29 Mei 2016.

Asisten Tata Pemerintahan Pemkab Sidoarjo, Asrofi, menyampaikan keperluan dana untuk semasing desa tidak sama lantaran hal semacam itu bergantung aspek jumlah pemilih. Sesudah dana itu masuk ke kas desa, lanjutnya, diinginkan pihak desa selekasnya mempersiapkan kepentingan logistik untuk Pilkades Serentak.

"Kurun waktu dekat, dana itu bakal didistribusikan ke semasing desa," kata Asrofi, Rabu (2/2/2016). Asrofi menjelaskan untuk panitia penyelenggara, 77 desa itu telah membentuknya. Dengan masuknya dana itu, pihak panitia dapat segera bekerja. "Lantaran persiapan cukup panjang, kami berharap panitia penyelenggara mempersiapkan semua sesuatunya dengan detil," sambungnya.

Asrofi menerangkan terdapat banyak pergantian ketentuan pilkades kesempatan ini. Diterangkan, bila ada kian lebih lima calon Kades yang turut sebagai kontestan, pihak Pemkab bakal menyeleksinya. "Ketetapannya optimal cuma lima calon saja. Kian lebih itu, kami eliminasi jadi lima calon saja," sambungnya.

Diluar itu, calon kades bakal segera digugurkan bila diketemukan serta dapat dibuktikan menyogok warga untuk mendulang suara. "Masalah sanksi, diserahkan ke semasing panitia Pilkades. Namun yang pasti, calon yang didapati serta dapat dibuktikan money politics bakal gugur," katanya.
Berita, Event, Bisnis, Olahraga, Politik, Pendidikan, Teknologi terkini seputar Jawa Timur daerah Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik

Jatimevent.com - Sandi Ilyono hilang kesabaran hadapi tingkah Stefani, isterinya. Pasalnya, wanita 42 tahun itu dipergoki seranjang dengan seseorang laki-laki yang bukanlah muhrimnya di tempat tinggalnya di warga Perumahan Taman Dhika. Laki-laki itu yaitu Kholik, warga Surabaya.

Bekas narapidana masalah narkoba itu melaporkan perselingkuhan ini ke anggota Polsek Buduran. Kamis (20/8/2015) awal hari tadi, polisi menggerebek rumah yang ditinggali Stefani. Didalam rumah, polisi merasakan ibu dua anak itu seranjang dengan Kholiq. Informasinya, waktu digerebek Stefani kenakan piyama serta Kholiq menggunakan celana pendek tanpa ada pakaian.

"Kami mengamankan keduanya (Stefani serta Kholiq) atas laporan saudara Sandi. Kami membawa mereka ke mapolsek untuk di check," kata Kapolsek Buduran Kompol Sutopo. Pada polisi, Stefani menyanggah disebutkan berselingkuh. Dia serta Kholiq hanya teman.

Stefani juga menyatakan bila dia sudah bercerai dengan Sandi. Kata Sutopo, Stefani memegang surat cerai. "Kami masih tetap memahami pernyataan itu. Jadi belum dapat di pastikan," katanya. Masalah ini berlanjut sampai Stefani serta Kholiq dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk melakukan pemeriksaan medis. Polisi mau meyakinkan adakah unsur perzinahan diantara keduanya.

Sampai siang ini pemeriksaan masih berjalan. "Kami tunggu hasil dari dokter," tambah Sutopo. Apabila dapat dibuktikan ada unsur perzinahan, keduanya terancam hukuman penjara maksimal dua tahun. Polisi dapat menjerat mereka dengan Pasal 284 KUHP ayat 1 perihal perzinahan.
Berita, Event, Bisnis, Olahraga, Politik, Pendidikan, Teknologi terkini seputar Jawa Timur daerah Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik

Jatimevent.com - Anggota Satreskrim Polres Sidoarjo menangkap lima orang kawanan bajing loncat yang membajak container punya pabrik kertas PT Tjiwi Kimia. Sementara tiga orang yang lain saat ini masih menjadi buron.

Ke lima bajing loncat itu yaitu Sugianto (50) warga Blitar, Rusdianto (45) warga Malang, M. Yuono (40) asal Surabaya, Gito Sutopo (50) warga Mojokerto serta Akmad Kholik (45) warga Gresik. Tindakan akhir mereka yaitu merampas container Nopol L 8832 UY bermuatan kertas milik PT Tjiwi Kimia, awal Juli 2015. Kertas itu bakal di kirim ke Tanjung Perak Surabaya, tetapi waktu melintas di km. 44 Balongbendo, truk dibajak.

Sopir container disekap. Mulut dilakban serta dibuang di lokasi Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Sopir itu berhasil ditolong warga setempat serta melapor ke Polsek Balongpanggang. "Kami menuju tempat saat memperoleh laporan ini. Kami lakukan olah TKP," tutur Kasubag Humas AKP Samsul Hadi, Selasa (18/8/2015).

Polisi memperoleh informasi container 20 feet yang dibajak ada di Blitar serta sukses ditemukan. "Satu persatu pelaku kami tangkap waktu mereka akan jual kertas jarahan. Tiga yang lain kami buru," tutur Samsul.
Berita, Event, Bisnis, Olahraga, Politik, Pendidikan, Teknologi terkini seputar Jawa Timur daerah Surabaya, Malang, Sidoarjo, Gresik