Harga Sembako di Jombang Mulai Naik Menjelang Ramadhan
Bulan suci Ramadan masih sekitar dua minggu lagi. Tetapi harga sembako (sembilan bahan pokok) di beberapa pasar tradisional Jombang mulai merangkak naik. Bahkan tingkat kenaikan juga cukup beragam.

Ana Munaroh (45), pedagang di Pasar Pon Jombang menyampaikan, sebagian keperluan yang alami kenaikan salah satunya, cabai merah. Minggu lalu, cabai merah masih Rp 35.000 per kg, saat ini Rp 42.000. Sedang harga cabai rawit dari Rp 25.000 per kg jadi Rp 30.000.

Lantas kacang tanah, kacang hijau, serta gula pasir juga tidak ketinggalan merambat naik dengan tingkat kenaikan Rp 500 hingga Rp 1.000 per kilogramnya.

Komoditas gula pasir naik dari harga Rp 11.500 jadi Rp 12.500 per kg. Sedang harga daging ayam di jual Rp 28.000 sampai Rp 30.000 per kg. Walau sebenarnya pada awal mulanya harga komoditas ini Rp 24.000 per kilogramnya.

Sedang bawang merah yang telah lebih dahulu naik, saat ini jadi menyentuh angka Rp 38.000 per kg. Bulan lalu harga nya Rp 30.000 per kg. Kemudian telur ayam mencapai harga Rp 21.000 per kg.

"Minyak goreng curah juga naik dari Rp 9.000 jadi Rp 11.000 per kg," tutur Ana sambil menunjuk beberapa barang yang disebut, Jumat (5/6/2015).

Kenaikan sama juga berlangsung pada komoditas beras. Di sentra perdagangan beras Pasar Legi Jombang, beras type ciherang minggu lantas harga nya Rp 7.500 per kg, saat ini jadi Rp 7.900.

Harga beras membramo mencapi Rp 9.000 per kg. "Saya sendiri tidak paham apa pemicu naiknya harga sembako. Lantaran harga dari agen naik, ya kita turut naik," tutur seseorang pedagang beras.

Kenaikan harga sembako itu dengan cara otomatis dikeluhkan oleh beberapa customer. Mereka mengharapkan pemerintah turun tangan, yaitu lakukan stabilisasi harga. Terlebih, bulan suci Ramadhan tinggal dua minggu lagi.
Axact

Jatim Event

Jatimevent.com adalah Sebuah Media Social dan Event yang bertujuan untuk Berbagi. Kami berkomitmen untuk memberikan konten yang terbaik dari seluruh jejaring sosial dan blog, khususnya seputar wilayah Jawa Timur kemudian mengirimkannya ke pengguna kami. Semua konten kami berasal dari masyarakat, media sosial dan blogger yang telah diposting atau diserahkan kepada Jatimevent.com

Post A Comment:

0 comments: